PAKET PENANGKAL PETIR SEHARGA Rp. 3.500.000,-
anda akan mendapatkan :
- 2 buah tombak atas
- 1 buah tombak bawah
- kabel BC 20 meter
- grounding sedalam 7 meter
- pemasangan
harga di luar paket :
- penambahan kabel BC Rp. 60.000,-/ meter
- penambahan tombak Rp. 400.000,-/ piece
jika agan berminat pasang atau ingin informasi yang lebih lengkap, hubungi kami di nomor di bawah ini:
021 9658 1558
0857 1525 3549
melayani untuk daerah jakarta, bogor, depok, tangerang dan bekasi
kami juga bisa pasang untuk RUMAH, RUKO, CAFE, PABRIK dan lain - lain...
Paket Penangkal Petir Jalur Tunggal
Penangkal Petir Jalur Tunggal adalah rangkaian jalur elektris dari atas bangunan ke sisi bawah/grounding dengan jalur kabel Tunggal
Berikut material yang di perlukan
1. Ujung Penerima Petir / Splitzer
 | bahan baku :
- Tembaga
- Bronze
- Stailess stel
|
2. Dudukan / Pipa penyangga
Ada banyak jenis tiang penyangga dengan berbagai bentuk yang bisa di pakai untuk penangkal petir neoflash , mulai dari kontruksi yang ringan sampai kontruksi berat.
Diantara kontruksi adalah sebagai berikut :
1. Tiang Penyangga Pipa / GIP
Pipa galfanize Tiang Penangkal Petir
2. Tiang Tunggal ~ Free Standing/monopole
Tiang Tunggal / Free Standing
3. Tiang triangle
3. Kabel penghantar
Kabel penghantar petir merupakan jalur elektris yang menghubungkan antara ujung Finial Penerima Petir kedalam Tanah. Maka secara fungsi, kabel penyalur petir ini harus mampu menerima beban tegangan kejut dan arus petir yang melaluinya.
Acuan standart untuk Kabel Penyalur Petir ada di luas penghantarnya minimal 50 mm, bahan bisa dengan beberapa alternatif , Tembaga (Cu), Alumunium (Al).
Bentuk dari Penyalur petir bisa bermacam, Bulat, Persegi, Tali / Pita
Letak Instalasi dari kabel penyalur petir
dengan kriteria sebagai berikut:
a. Jalur Kabel sependek mungkin dan lurus.
b. Menghindari instalasi kabel lain minimal 1 mtr.
c. Menghindari belokan 90′ agar tidak menimbulkan patah di isolasi atau loncatan keluar dari jalur kabel penyalur yang terpasang.
Macam dan jenis Kabel Penyalur Petir yang ada
- Bare Copper
- NYA / NYY
- Kabel HVSC / High Voltage Single Core
4. Grounding
Grounding dan Earthing adalah sebuah istilah dalam bahasa Inggris bermakna tempat pelepasan muatan listrik ke bumi, karena bumi merupakan sebuah masa yang sangat besar sehingga mampu menerima muatan dan beban listrik seberapapun besar arus dan tegangannya.
Sebuah rangkaian listrik dihubungkan ke grounding dengan berbagai alasan, keamanan perangkat utamanya yakni bila ada kebocoran isolasi yang mengenai bagian bodi peralatan maka arus listrik ini bisa buang ke tanah, induksi elektromaknetis di perangkat elektronik modern akan juga bisa di amankan dengan adanya grounding .
Jadi Grounding adalah sebuah perangkat instalasi yang berfungsi untuk melepaskan arus listrik kedalam bumi, keberadaan Grounding Penangkal Petir juga berfungsi sebagai pelepasan muatan Arus Petir ke bumi .
Secara teknis , bahwa setiap benda logam terbuka (tanpa isolasi) yang ditanam di tanah merupakan grounding , untuk arahnya bisa mendatar atau tegak lurus ( menyesuaikan lokasi) .
Grounding atau pembumian bisa di buat dengan berbagai bentuk :
- Pertama berbentuk Pasak / Tegak lurus, Yakni batang logam yg di pasang tegak lurus masuk kedalam tanah
- Kedua berbentuk Mendatar, Yakni batang logam yang di tanam mendatar dengan kedalaman tertentu bisa mengelilingi bangunan membentuk cincin atau cakar ayam.
- KeTiga berbentuk Plat lempeng. Yakni Plat logam berbentuk lempengan ditanam tegak lurus didalam tanah dan dihungungkan dengan dengan kabel telanjang sampai di permukaan tanah.
Atau juga ketiga teknik ini di terapkan bersamaan dengan acuan tahanan sebaran yang dihasilkan kurang dari 5 Ohm setelah pengujian menggunakan alat Tester Tahanan Sebaran / Earth Tester Meter .
Bahan yang di pergunakan bisa berbentuk apa saja ( logam ), dengan pertimbangan utama tahan korosif , Jadi apabila suatu daerah yang memiliki kandungan air tanah bergaram /pantai sebaiknya menggunakan bahan Tembaga atau stainlesteel dan bila air tanahnya Tawar maka menggunakan bahan Besi bisa di pakai.